Istana: Kita Memerlukan Kritik yang Pedas dan Keras

Dita Angga
Sindonews
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Foto Setkab).

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyebut Indonesia merupakan negara demokrasi. Kebebasan pers merupakan tiang utama untuk menjaga demokrasi tetap berlangsung.

“Bagi pemerintah, kebebasan pers adalah sesuatu yang wajib dijaga. Dan bagi pemerintah kebebasan pers, kritik, saran, masukan itu seperti jamu. Menguatkan pemerintah,” katanya dikutip dari Youtube Sekretaris Kabinet, Selasa (9/2/2021).

Pram menyebut pemerintah memerlukan kritik yang keras dan pedas agar dapat melakukan pembangunan lebih terarah.

“Kita memerlukan kritik yang terbuka, kritik yang pedas, kritik yang keras. Karena dengan kritik itulah pemerintah akan membangun lebih terarah dan lebih benar,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sesuai dengan  No.40/1999 kebebasan pers harus dijaga bersama. “Karena kita meyakini dengan adanya fungsi kontrol ini maka pemerintah dan juga masyarakat akan semakin baik dalam kehidupannya mengisi ruang-ruang demokrasi,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Targetkan LRT Jakarta Tembus Dukuh Atas Akhir 2028

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Rencana Bangun 11 Rusun Baru di Jakarta Pakai Dana APBD

57 tahun lalu

Logo HUT ke-81 RI Resmi Terpilih, Karya Desainer asal Padang Jadi Juara

57 tahun lalu

Pramono Senang Jakarta Diserbu Wisatawan saat HUT ke-499 Imbas Tarif Rp1 Transportasi Umum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal