Izin Ponpes Shiddiqiyyah Batal Dicabut, Muhadjir : Saya Minta Arahan Presiden Jokowi

Widya Michella
Ponpes Shiddiqiyyah (Ist)

JAKARTA, iNews.id -Menko PMK Muhadjir Effendy yang saat ini sebagai Ad interm Menteri Agama mengatakan telah membatalkan pencabutan izin pondok pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur. Pencabutan ini tidak lain atas arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Saya mendapat arahan, (Bapak Jokowi). Saya tentu saja akan mengambil keputusan pasti meminta arahan presiden. Apalagi saya cuma ad interm kan jadi Itu demi kebaikan untuk siswa-siswa santri yang ada di sana," ujar Muhadjir di Jakarta, Selasa,(12/07/2022). 

Menurutnya masalah tersebut merupakan dua hal yang berbeda yakni antara kepentingan pondok soal kepentingan belajar siswa para santri harus dilindungi dan dijamin agar dapat terselenggara dengan baik. Sementara pihak-pihak yang diduga kuat melakukan tindak pidana, telah diproses secara hukum. 

"Mereka sudah menyerahkan diri sudah ditahan ya sekarang pondoknya biar berjalan normal. Karena itu warga masyarakat saya mohon bisa jernih melihat masalahnya gitu," ujarnya.

Lebih lanjut, Muhadjir mengatakan telah menelaah kasus tersebut dan memang tidak ada keterlibatan dengan dugaan kasus pencabulan dan perundungan yang dilakukan oleh salah satu pemimpin ponpes berinisial MSAT. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
10 hari lalu

Prabowo Bertolak ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar ke-35 NU

14 hari lalu

Momen Gus Hasib Cocoklogi Angka 8 di Muktamar ke-35 NU: Ini Muktamarnya Pak Prabowo

14 hari lalu

Momen Prabowo Sungkem ke KH Nurul Huda Djazuli saat Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU

14 hari lalu

Prabowo Bertolak ke Jombang Jatim Hari Ini, Buka Muktamar ke-35 NU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal