Jadi Korban Kampanye Hitam Ibu-ibu di Karawang, Begini Reaksi Jokowi

Okezone
Presiden Joko Widodo didampingi Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj (kiri depan) saat tiba di acara Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar NU di Kota Banjar, Jawa Barat. (Foto: istimewa)

Terkait kampanye hitam tersebut, Jokowi mengaku, telah berdiskusi dengan calon wakil presiden (cawapres) KH Ma'ruf Amin. Dia ingin masyarakat tidak tersesat dengan hoaks menjelang Pilpres 2019.

"Kalau hal-hal seperti ini tidak direspons dan kita diam, masyarakat akan termakan," kata mantan wali kota Solo ini.

Jokowi menyebutkan, kekhawatirannya cukup beralasan. Mengingat, akibat sebaran hoaks yang dilakukan tersebut, sekitar 9 juta orang percaya akan informasi bohong yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu.

Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) menjerat ES, IP, dan CW dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ketiganya dinilai terbukti berperan dalam video yang viral tersebut.

"Kami naikkan menjadi proses penyidikan. Ketiga orang kemarin kami tetapkan sebagai tersangka terkait dengan kasus ITE dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 46 tentang Peraturan Hukum Pidana," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (26/2/2019).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
1 hari lalu

Roy Suryo Melawan, Minta Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Dibatalkan Demi Hukum

1 hari lalu

Sidang Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Bacakan Nota Perlawanan

3 hari lalu

Rocky Gerung: Saya Dikecam karena Tak Kritik Prabowo, 10 Tahun Lagi Kalian Akan Minta Maaf

3 hari lalu

Henri Subiakto: Masyarakat Harus Bersyukur Ada Rocky Gerung, Tetap Kritis ke Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal