Selain itu, Jasa Marga mencatat sebanyak 1.958.838 kendaraan telah kembali ke wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H+3 Hari Raya Idulfitri 1447 H atau pada 11–24 Maret 2026. Angka ini setara 57,7 persen dari total proyeksi 3,39 juta kendaraan yang diperkirakan akan kembali hingga akhir periode arus balik Lebaran tahun ini.
Data tersebut merupakan akumulasi arus lalu lintas dari empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
Secara distribusi, arus balik didominasi kendaraan dari arah timur, yaitu Trans Jawa dan Bandung, dengan total 850.180 kendaraan atau 43,4 persen dari total lalu lintas. Disusul dari arah barat (Merak) sebanyak 617.826 kendaraan (31,5 persen), serta dari arah selatan (Puncak) sebanyak 490.832 kendaraan (25,1 persen).
Untuk rinciannya, kendaraan dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 415.448 unit, meningkat 6,4 persen dibandingkan lalu lintas normal. Sementara dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama mencapai 434.732 kendaraan, sedikit turun 2,1 persen dari kondisi normal.
Dari arah barat, lalu lintas melalui GT Cikupa menuju Jabotabek mencapai 617.826 kendaraan atau turun 3,8 persen dari normal. Adapun dari arah selatan melalui GT Ciawi tercatat sebanyak 490.832 kendaraan, atau turun tipis 0,8 persen.
Jasa Marga juga mencatat lonjakan signifikan pada puncak arus balik tanggal 24 Maret 2026, dengan volume mencapai 256.338 kendaraan atau meningkat 99,0 persen dibandingkan kondisi normal yang sebesar 128.802 kendaraan.