“Kesiapan menghadapi Pertamina Grand Prix of Indonesia kami lakukan bukan hanya dengan memperkuat armada dan personel, tetapi juga memastikan aspek keselamatan dan kesehatan menjadi bagian utama dalam setiap proses distribusi. Kami ingin memastikan kebutuhan BBM masyarakat dan aktivitas di sekitar Mandalika tetap terlayani dengan baik, dengan proses operasional yang aman dan terjaga,” ujar Ferdiansyah dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).
Penguatan distribusi juga dilakukan di sejumlah jalur masuk utama Lombok. Empat pelabuhan yang menjadi perhatian dalam pengaturan prioritas pengiriman yakni Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur, Pelabuhan Lembar dan Gili Mas di Lombok Barat, serta Pelabuhan Bangsal di Lombok Utara.
Penyesuaian pola distribusi dilakukan saat memasuki periode puncak kegiatan. Pada Sabtu (10/10/2026), penyaluran BBM direncanakan dimulai lebih awal pukul 01.00, sedangkan pada hari pelaksanaan utama, mobil tangki disiagakan di dua SPBU yang berada paling dekat dengan kawasan sirkuit.
Berbeda dengan operasional reguler, EPN mempercepat jadwal perawatan berkala mobil tangki untuk memastikan armada dalam kondisi optimal. Setiap kendaraan juga menjalani Pre-Trip Inspection (PTI) dan Daily Inspection (DI) oleh AMT dan mekanik dengan pengawasan tim Health Safety Security and Environment (HSSE).
Kesiapan personel turut diperkuat melalui briefing dan pembekalan mengenai kondisi operasional di lapangan, termasuk mitigasi serta alternatif jalur saat terjadi kepadatan lalu lintas. Sebelum bertugas, AMT juga menjalani Fit to Work (FTW) untuk memastikan kondisi fisik mereka layak menjalankan pekerjaan.