Jelang Pemilu 2024, Romo Bagus: Demokrasi Kita Masih di Masa Krusial dan Kritikal

Nur Khabibi
Rektor Universitas Sanata Dharma Albertus Bagus Laksana (kanan atas) menyebut demokrasi Indonesia masih di masa yang krusial dan kritikal. (Foto: Perindo)

Dia menjelaskan agar pemilu yang berkualitas dan bermartabat bisa dilaksanakan dengan baik, tentu harus ada kerja sama dengan berbagai pihak.

"Karena bebannya berat maka harus dilakukan dengan banyak pihak. Tidak bisa partai politik saja, pemerintah-KPU atau masyarakat sipil saja, kita semua harus terpanggil ke sana termasuk kampus," ucap dia.

Romo Bagus menjelaskan kondisi kritikal dalam demokrasi menuju Pemilu 2024 sudah terlihat saat ini. Oleh karena itu, kalangan dosen di DIY menyerukan Pemilu 2024 harus menjadi pendidikan politik guna pembangunan moral bangsa dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran dan keteladanan.

"Kita tidak ingin pemilu itu jadi ajang persaingan demi kuasa dengan mekanisme yang kotor dan tidak transparan," tuturnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tingkatkan Kualitas Layanan di Kampus, MNC University Gandeng ASQI Gelar Pelatihan bagi Dosen dan Tendik

7 hari lalu

Kemenag Buka Pengajuan Insentif Dosen Non-ASN Ma’had Aly Rp1 Juta per Bulan, Ini Syaratnya

3 bulan lalu

Kemenag Dapat Tambahan Anggaran Rp5,78 Triliun untuk Tunjangan Guru dan Dosen

3 bulan lalu

Curhat Dosen ASN di Sidang MK, Gaji Minim hingga Rela Jualan di CFD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal