Jemaah Haji Mabit di Mina dan Lontar Jumrah usai Wukuf dan Bermalam di Muzdalifah

Reza Fajri
Suasana jamarat di Arab Saudi (dok. MCH)

Hukum melontar adalah wajib. Jemaah yang lemah, lansia dan risiko tinggi, pelaksanaan lontar jumrahnya diwakilkan atau dibadalkan kepada keluarga, teman seregu atau petugas.

“Jemaah dapat bercukur/tahalul awal setelah pelaksanaan lontar Jumrah Aqabah (10 Zulhijah). Laki-laki diutamakan mencukur gundul, wanita cukup memotong rambutnya sepanjang ruas jari,” ujar Fauzin.

Fauzin mengimbau jemaah menghindari aktivitas yang bisa menyebabkan kelelahan, mengonsumsi katering yang disiapkan tepat waktu, minum obat yang ditentukan, minum air putih yang cukup untuk menjaga kebugaran dan hidrasi tubuh, istirahat yang cukup dan menghubungi dokter jika merasa kurang sehat.  

“Bila tidak ada keperluan mendesak, jemaah sebaiknya tetap berada di tenda. Jangan segan dan sungkan untuk meminta bantuan petugas bila ada keluhan dan kesulitan,” ucapnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
12 jam lalu

Gratis! Fasilitas di Bandara Madinah Manjakan Jemaah Haji Lansia

Haji dan Umrah
13 jam lalu

Hampir 10.000 Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba di Madinah, Begini Kondisinya

Haji dan Umrah
14 jam lalu

Innalillahi, 1 Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia di Madinah

Haji dan Umrah
15 jam lalu

Pemerintah Siapkan Layanan Makkah Route di 4 Bandara, Jemaah Haji Bebas Antre Imigrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal