Jenazah Pendaki Juliana Marins Diterbangkan ke Brasil Selasa Dini Hari

Riyan Rizki Roshali
Jenazah pendaki asal Brasil, Juliana Marins yang jatuh di Gunung Rinjani, NTB, akan dipulangkan ke negaranya, Selasa (1/7/2025) dini hari. (Foto: Ist)

Korban pun akhirnya berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan pada Rabu (25/6/2025). Evakuasi berhasil dilakukan dari ke dalam jurang lebih dari 600 meter oleh Tim SAR Gabungan.

Sementara itu, dokter forensik mengungkap penyebab kematian Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang meninggal dunia di jurang Gunung Rinjani, NTB. Berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal tak lebih dari 20 menit setelah mengalami luka benturan keras di bagian punggung.

Dokter forensik RSUD Bali Mandara Ida Bagus Alit menjelaskan, hasil autopsi menunjukkan korban pendaki jatuh mengalami luka berat akibat kekerasan benda tumpul, bukan hipotermia. Luka parah ditemukan di bagian dada belakang atau punggung.

“Pendarahan dalam di bagian dada belakang sangat banyak dan menyebabkan kematian secara segera, diperkirakan tidak lebih dari 20 menit sejak luka dialami,” ujar Alit, Jumat (27/6/2025).

Alit menegaskan, luka pada tubuh korban merupakan luka lecet geser dan lebam akibat terbentur keras pada benda di sekitar lokasi kejadian.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 tahun lalu

Menhut bakal Evaluasi Prosedur Keamanan di Gunung Rinjani usai Pendaki Brasil Jatuh

1 tahun lalu

Kronologi Lengkap Pendaki Irlandia Nyaris Meninggal di Gunung Rinjani seperti Juliana Marins

1 tahun lalu

Jenazah Pendaki Juliana Marins Belum Dipulangkan ke Brasil, Ini Kata Kemlu

19 hari lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal