Jenderal Andika Marah Tak Pernah Dilaporkan Kasus Sertu Bayu : Saya Tolak Berkas dari Penyidik

Irfan Ma'ruf
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menolak berkas dari penyidik. (Foto youtube Jenderal Andika Perkasa).

Menurut pengakuan ibu kandungnya, pada awalnya anaknya terjerat utang piutang dengan para rekan anaknya. Usai permasalahan utan piutang selesai, anaknya dituduh menjual amunisi kepada Kelompok Separatis Teroris di Papua, sehingga sertu bayu diperiksa, dan kemudian dikabarkan meninggal pada 8 November 2021.

"Saya ke sini hanya mohon untuk keadilan untuk anak saya Pak Jenderal," katanya.

Dia mengaku kaget mendapatkan kabar anaknya meninggal dunia pada 8 November 2021. Ketika jenazah dikirim, dia sempat bertanya kepada perwakilan TNI soal penyebab kematian anaknya. 

"Saya tanya apakah ada perintah (pemeriksaan), dia bilang nggak ada perintah. Sebelumnya kan di sana ada perwira kok seperti pembiaran," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

TNI AD Ungkap Siaga 1 Sudah Tak Diterapkan, Turun Jadi Siaga 3

Nasional
2 hari lalu

Alasan Panglima TNI Tetapkan Status Siaga 1: Uji Kesiapsiagaan Personel

Nasional
2 hari lalu

Mutasi TNI, Pangdam Jaya Dipimpin Jenderal Bintang 3

Nasional
3 hari lalu

TNI Diperintahkan Siaga 1, Puan Minta Panglima Jelaskan ke DPR

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal