Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Diminta Bentuk Dewan Nasional Kasus HAM

Felldy Aslya Utama
Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman. (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai gagal dalam penuntasan kasus Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu. Termasuk penuntasan kasus penyiraman air keras yeng menimpa penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Politikus Partai Demokrat Benny Kabur Harman berharap ke depan, muncul pemerintahan baru yang memiliki komitmen dalam penuntasan kasus HAM di Indonesia. Bangsa ini tidak boleh terus-menerus mewariskan kasus HAM yang belum terselesaikan.

"Kegagalan Pak Jokowi dalam hal ini adalah tidak mampu menyelesaikan, mengungkapkan siapa pelaku yang telah merusak fisik Novel Baswedan," ujar Benny dalam acara diskusi Koalisi Bicara, di Media Center pemenangan Prabowo-Sandi, Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Mantan pimpinan Komisi III DPR ini mengusulkan kepada Prabowo-Sandi jika terpilih untuk memimpin negeri ini agar membentuk Dewan Nasional khusus menyelesaikan kasus-kasus HAM.

"Supaya jangan terbawa-bawa terus, lima tahun muncul lagi ini, lalu dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan dan maksud-maksud politik," ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
18 jam lalu

Jokowi Singgung Operasi Politik di Balik Isu Ijazahnya dan Gibran, Ray Rangkuti: Ada Kepanikan

20 jam lalu

Denny Indrayana Jawab Jokowi: Cawe-Cawe Pilpres 2024 Justru Operasi Politik

2 hari lalu

Jokowi Buka Suara soal Wacana Hak Angket DPR terkait Ijazah Gibran

3 hari lalu

Kubu Dokter Tifa Nantikan Kehadiran Jokowi di Sidang: Kami Tak Sabar Lihat Ijazah Bapak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal