JK Buka Suara usai Dilaporkan: Fitnah Lebih Kejam dari Pembunuhan!

Ari Sandita Murti
Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK). (Foto: Ari Sandita Murti)

"Jadi, saya ingin jelaskan tentang di UGM itu, acara di UGM itu, acara ceramah bulan puasa dilakukan di masjid, saya diundang datang karena temanya perdamaian. Saya jelaskan tentang perdamaian, perdamaian adalah akhir dari konflik, apa itu konflik, akhir dari perdamaian. Kemudian mulai konflik dunia ini, konflik di Eropa, perang dunia pertama saya uraikan," paparnya.

Dalam ceramahnya itu, dia mengungkapkan tentang konflik dan contohnya, seperti di Eropa, perang dunia, hingga konflik yang terjadi di Indonesia.

"Dan bagaimana konflik di Indonesia, ada konflik karena ideologi di Madiun, ada konflik karena wilayah sepeti Tim-Tim, konflik ekonomi seperti di Aceh, saya jelaskan satu per satu. Kemudian 1 menit saja saya bicarakan konflik karena agama," terangnya.

Dia mencontohkan konflik di Indonesia, misalnya di Poso. Konflik itu salah satunya karena faktor isu agama, khususnya tentang syahid dan martir dalam agama Islam dan Kristen.

"Saya mendamaikan ini, apa saya menista agama, saya pertaruhkan jiwa saya masuk ke daerah itu. Saya tahu kenapa dia berbuat begitu, dia pikir ini perang agama (perang suci), siapa yang meninggal akan syahid untuk Islam, Kristen namanya martir, tapi saya berada di masjid, tidak mengerti martir, karena hampir sama syahid dengan martir, cuma bedanya caranya," ungkapnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Tokoh Lintas Agama: Polemik Ceramah JK Tak Perlu Dibawa ke Jalur Hukum, Dialog Lebih Bijak

Shorts
3 hari lalu

Konteks Lengkap Pidato JK soal Mati Syahid: Tak Ada Orang Membunuh Masuk Surga

Nasional
3 hari lalu

Ceramah JK Berujung Laporan, Ustaz Abdul Somad Tulis Pesan Penuh Makna: Sultan Malaka Diusik Portugis

Nasional
3 hari lalu

Kubu JK Duga Laporan terkait Pernyataan Mati Syahid Upaya Pembungkaman Isu Ijazah Jokowi

Nasional
4 hari lalu

Organisasi Gereja PGLII Desak JK Klarifikasi Terbuka soal Mati Syahid, Dinilai Keliru Memahami Ajaran Kristen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal