3. Perhatikan kualitas penulisan
Surat panggilan kerja dari perusahaan profesional disusun dengan tata bahasa rapi dan detail. Waspadalah jika pada informasi rekrutmen tersebut terdapat banyak kesalahan ketik (typo), penggunaan tanda baca seperti tanda seru atau huruf kapital berlebihan, serta format surat yang buram seperti hasil tempelan atau fotocopy.
Selain itu, perhatikan juga penggunaan foto perusahaan dengan seragam yang sudah tidak digunakan dan penempatan logo perusahaan yang tidak wajar, seperti menggunakan logo lama, warna logo berbeda, atau bentuk logo yang melebar.
4. Riset lokasi dan kontak perusahaan
Penipu sering kali menggunakan alamat kantor yang tidak jelas atau fiktif. Gunakan google maps untuk verifikasi alamat tersebut, dan cek nomor kontak menggunakan aplikasi pengecekan nomor telepon untuk memastikan apakah nomor tersebut resmi, atau terindikasi penipu.
5. Jangan tergiur gaji yang tidak masuk akal
Waspadalah jika sebuah posisi menawarkan gaji yang jauh diatas rata-rata pasar untuk pengalaman minimal, penipu kerap menggunakan angka besar untuk memancing korban agar mengabaikan logika.
6. Perhatikan proses tahap rekrutmen yang terlalu cepat
Calon karyawan pada perusahaan profesional akan melalui beberapa tahap seleksi, seperti administrasi, tes kemampuan teknis, psikotes, Leaderless Group Discussion (LGD), wawancara, hingga tes kesehatan, sesuai dengan kebutuhan calon karyawan bagi perusahaan.
Jika menemukan kejanggalan pada informasi dan proses rekrutmen, calon karyawan perlu waspada agar terhindar dari modus penipuan tersebut. Untuk konfirmasi jika terdapat informasi rekrutmen mencurigakan yang mengatasnamakan Pegadaian, masyarakat dapat menghubungi channel informasi dan pengaduan resmi Pegadaian, melalui Call Center 1500-569 atau WhatsApp PEVITA di nomor 0811-1-1500569.