Jokowi pun mengingatkan ke depan pada acara olahraga internasional Indonesia tidak perlu lagi mengirimkan banyak atlet. Sebab, menurutnya belum tentu hasilnya akan maksimal.
"Betul yang disampaikan Menpora tadi, membangun ekosistem yang baik itulah yang akan memberikan hasil, kerjanya juga fokus kirim nggak usah banyak-banyak sampai 840 pada tahun sebelumnya tapi hasilnya meningkat," tutur dia.
Ia pun mencontohkan pada ajang olahraga di tahun 2015 hingga saat ini peringkat Indonesia meningkat. Hal itu pun menjadi bukti bahwa jumlah sebanding dengan peringkat.
"Dan kalau kita lihat seperti saya sampaikan yang lalu sebelum berangkat 2015 kita peringkat kelima, 2017 peringkat kelima, 2019 peringkat keempat dan sekarang kita masuk ke peringkat tiga meskipun kita hanya mengirimkan 499 atlet," ujarnya.
Jokowi pun berharap dengan diberikannya bonus dan apresiasi tersebut dapat memberikan semangat bagi para atlet dan atlet lainnya untuk ikut mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional.
"Semoga ini memberikan inspirasi, memberikan motivasi kepada atlet-atlet yang lain untuk nantinya di ajang internasional apa pun bisa mengharumkan nama bangsa dan negara," tutup dia.