Jokowi Beri Kuliah Umum di Stanford University, Bahas Transisi Energi dan Perubahan Iklim

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi saat mengisi kuliah umum di Stanford University, San Fransisco, Amerika Serikat, Rabu (15/11/2023). (Foto: BPMI SETPRES)

“Inilah yang menjadi tantangan dan sering menyulitkan negara-negara berkembang. Karena itu Indonesia ingin memastikan transisi energi juga menghasilkan energi yang bisa terjangkau rakyat, bisa terjangkau masyarakat,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden menilai pendanaan iklim yang seharusnya diberikan kepada negara-negara berkembang untuk melaksanakan transisi energi tersebut seharusnya lebih bersifat membangun, tidak hanya membebani sebagai utang. 

“Sampai saat ini yang namanya pendanaan iklim masih  business as usual, masih seperti commercial banks. Padahal seharusnya lebih konstruktif, bukan dalam bentuk utang yang hanya akan menambah beban negara-negara miskin maupun negara-negara berkembang,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
Nasional
1 jam lalu

Rismon Ajukan Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Pengacara Roy Suryo: Pengkhianat!

Nasional
4 jam lalu

Jokowi Maafkan Rismon Sianipar Atas Tudingan Ijazah Palsu, Proses Hukum Tetap Berjalan

Nasional
11 jam lalu

Rismon Temui Jokowi usai Ajukan Restorative Justice, Projo: Seharusnya Tak Berhenti pada Proses RJ

Nasional
11 jam lalu

Respons Gibran soal Permintaan Maaf Rismon Sianipar terkait Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal