Jokowi Disebut-sebut dalam Sidang PHPU di MK, Ini Respons Istana

Raka Dwi Novianto
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (foto: MPI)

Sementara itu, Ketua tim hukum pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Todung Mulya Lubis mengatakan, Pilpres 2024 hanya menjadi aksi teatrikal belaka. Penyebabnya, banyak pelanggaran termasuk dugaan nepotisme yang dilakukan Presiden Jokowi.

“Nepotisme yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam Pilpres 2024 dilakukan begitu rapi secara terstruktur, sistematis, dan masif yang pada akhirnya membuat Pilpres 2024 hanya menjadi aksi teatrikal belaka,” kata Todung, Rabu (27/3/2024).

Todung mengatakan, tercatat ribuan pelanggaran pemilihan umum pada tahap pra-pemilihan sangat serius dan memengaruhi perilaku pemilih yang mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada tanggal 14 Februari 2024.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
13 jam lalu

Projo Kritik Gugatan Syarat Ijazah Gibran di MK: Bisa Picu Krisis Kepercayaan!

17 jam lalu

Ajukan Amicus Curiae ke MK, Relawan Gibran Singgung Potensi Hasil Pilkada juga Digugat Ulang

1 hari lalu

Pakar Hukum Tegaskan Gugatan Ijazah Gibran ke MK Ilegal, Lebih Mengarah Pemakzulan

1 hari lalu

BaraJP Siap Ajukan Diri Jadi Amicus Curiae ke MK terkait Gugatan Syarat Ijazah Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal