Jokowi Marahi Menkes, Mentan hingga TNI-Polri: Jengkel Pengadaan Barang Masih Impor

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi geram karena pengadaan barang di kementerian hingga TNI dan Polri masih impor. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

Jokowi juga menyayangkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang juga masih melakukan impor traktor. Hal itu dilihat Jokowi saat melakukan penanaman jagung di Kabupaten Belu, NTT Kamis (24/3/2022).

"Menteri Pertanian apa traktor-traktor kayak begitu bukan hitech saja impor, jengkel saya. Kayak kemarin yang dari Tambua menanam jagung saya lihat pakai traktor ada Alas Intan saya lihat aduh. Tidak boleh Pak Menter, tidak boleh," katanya.

Jokowi juga merasa kecewa kertas, pensil hingga CCTV dalam pengadaan barang masih impor. Padahal menurutnya, UMKM dalam negeri sudah bisa memproduksi barang-barang tersebut.

"Pensil kertas saya cek impor balllpoint ini apa kadang-kadang saya mikir ini kita ngerti tidak sih hal-hal seperti ini. Jangan-jangan tidak kerja detail sehingga tidak ngerti bahwa yang dibeli itu barang impor. Buku tulis impor jangan ini diteruskan setop, sehingga melompat nanti, kalau kita semuanya beli produk dalam negeri meloncat pertumbuhan ekonomi kita," katanya.

"Coba CCTV beli impor di dalam negeri ada yang bisa produksi. Apa-apaan ini dipikir kita bukan negara yang maju buat CCTV saja beli impor," tuturnya.

Selanjutnya, Jokowi menargetkan belanja pemerintah untuk produk dalam negeri (PDN) mencapai Rp400 triliun.

"Target nanti syukur bisa sebelum Mei yang Rp400 triliun itu bisa tercapai ini akan sangat bagus sekali dampaknya akan ke mana-mana," ucap Jokowi.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
24 jam lalu

Kuasa Hukum Jokowi: Permintaan Maaf Rismon Sianipar Bukti Ijazah Jokowi Asli

Nasional
2 hari lalu

Roy Suryo Ogah Ikuti Rismon Berdamai dengan Jokowi: Dia Lagi Tersesat

Nasional
2 hari lalu

Janji Rismon kepada Gibran, Siap Tebus Kegaduhan Ijazah Jokowi

Nasional
2 hari lalu

Jokowi Serahkan soal Restorative Justice Rismon Sianipar ke Polisi dan Kuasa Hukum

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal