Jokowi Minta Masyarakat Hati-Hati dengan Datangnya Musim Kemarau

Raka Dwi Novianto
Presiden Joko Widodo (Foto: Istimewa)

Kondisi panas terik memang dirasakan di sejumlah wilayah di Indonesia beberapa hari terakhir ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pemicu suhu udara terik tersebut.

BMKG menjelaskan, posisi semu matahari saat ini sudah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau. Tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujan akan sangat berkurang, sehingga cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi.

"Dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan yang rendah tersebut dapat mengoptimumkan penerimaan sinar matahari di permukaan bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, dalam keterangannya, Minggu (8/5/2022).

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 hari lalu

Sungai Mahakam Surut Imbas Kemarau, Ganggu Distribusi BBM dan Bahan Pokok

9 hari lalu

Kekeringan Ekstrem Melanda Pati, Sungai Silugonggo Kering Total, Jutaan Ikan Mati Berserakan

13 hari lalu

Pemprov DKI Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca, Polutan Turun hingga 57 Persen

15 hari lalu

Kemarau Ekstrem Ancam Habitat, 3 Orang Utan Dievakuasi dari Perkebunan Warga di Ketapang Kalbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal