Jokowi Nilai Visi yang Tak Dirumuskan dengan Baik Hanya Jadi Jargon Politik

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi di peringatan Hari Konstitusi (foto: MPI)

Visi juga katanya tidak boleh dengan bahasa mengawang-awang, melainkan harus membumi dan dipahami masyarakat.

"Artinya yang ingin saya katakan visi besar itu jangan sampai hanya jargon politik, jangan hanya bahasa-bahasa normatif saja, bahasa yang indah-indah saja yang enak didengarkan. Jangan juga yang hanya di awang-awang," ujar Jokowi.

"Visi besar itu harus membumi, visi yang taktis harus jelas tolok ukur, harus jelas strategi besar dan strategi teknisnya, harus jelas langkah-langkahnya, harus jelas target waktunya, dan seterusnya," tambahnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
22 hari lalu

Tutup Pidato di Sidang MPR, Ahmad Muzani Lempar Pantun Berisi Pesan Kerukunan

28 hari lalu

MPR Sebar Undangan Sidang Tahunan 2026 Pekan Depan, Mantan Presiden-Wapres Diundang

29 hari lalu

Jelang HUT ke-81 RI, Pimpinan MPR Ziarah ke Makam Bung Hatta di Tanah Kusir

31 hari lalu

Sidang Tahunan MPR Digelar 14 Agustus, Presiden Terdahulu-Ketum Parpol Diundang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal