Jokowi Nilai Visi yang Tak Dirumuskan dengan Baik Hanya Jadi Jargon Politik

Raka Dwi Novianto
Presiden Jokowi di peringatan Hari Konstitusi (foto: MPI)

Visi juga katanya tidak boleh dengan bahasa mengawang-awang, melainkan harus membumi dan dipahami masyarakat.

"Artinya yang ingin saya katakan visi besar itu jangan sampai hanya jargon politik, jangan hanya bahasa-bahasa normatif saja, bahasa yang indah-indah saja yang enak didengarkan. Jangan juga yang hanya di awang-awang," ujar Jokowi.

"Visi besar itu harus membumi, visi yang taktis harus jelas tolok ukur, harus jelas strategi besar dan strategi teknisnya, harus jelas langkah-langkahnya, harus jelas target waktunya, dan seterusnya," tambahnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
5 hari lalu

MPR Sarankan Pemerintah Pakai AI untuk Atasi Karhutla

13 hari lalu

Usut Gratifikasi, KPK Panggil Sopir Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono

2 bulan lalu

Tutup Pidato di Sidang MPR, Ahmad Muzani Lempar Pantun Berisi Pesan Kerukunan

2 bulan lalu

MPR Sebar Undangan Sidang Tahunan 2026 Pekan Depan, Mantan Presiden-Wapres Diundang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal