Jokowi: Pengusiran Paksa Warga Palestina dari Sheikh Jarrah Tidak Boleh Diabaikan

Fahreza Rizky
Presiden Joko Widodo. (FOTO: BIRO PERS SETPRES)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutuk tindak kekerasan dan pengusiran paksa warga Palestina di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Kepala Negara mendesak agar Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan untuk merespons pelanggaran ini.

Jokowi mengatakan hal itu melalui akun Twitternya @jokowi sebagaimana dilihat pada Senin (10/5/2021). Kepala Negara mencuit keterangan itu dalam bahasa Inggris.

"Pengusiran paksa warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan," ujar Jokowi melalui Twitternya.

Jokowi menegaskan Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina yang hingga kini masih terus dijajah.

"Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil tindakan atas pelanggaran berulang yang dilakukan oleh Israel. Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina," tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jokowi Ungkap Alasan Pilih Lampung Jadi Titik Awal Safari Politik

57 tahun lalu

Sidang KIP Jateng, Bonatua Silalahi Tegaskan Tak Mundur dari Sengketa Ijazah Jokowi

57 tahun lalu

Respons Jokowi soal Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan

57 tahun lalu

Respons Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Siap Buka Ijazah Asli di Pengadilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal