Jokowi Sebut Ada Pihak yang Suka Indonesia Impor: Kita Harus Jadi Negara Mandiri

Carlos Roy Fajarta
Jokowi menegaskan Indonesia harus menjadi negara mandiri dan tak tergantung impor. (Foto: Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA, iNews.id - Presiden, Joko Widodo (Jokowi) menyentil kementerian dan lembaga yang masih impor dalam pengadaan barang. Dia menegaskan Indonesia harus menjadi negara yang kuat dan mandiri.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP PA GMNI periode 2021-2026 pada Sabtu (26/3/2022) secara daring.

"Kita harus menjadi negara ekonomi kuat dan mandiri. Karena itu juga kita telah memulai proses transformasi ekonomi secara besar-besaran, mengubah jati diri sebagai negara pengekspor bahan mentah menjadi negara industri yang tangguh dan berwawasan lingkungan," ujar Jokowi.

Jokowi menyebutkan kehadiran IKN Nusantara dan pembangunan di daerah sebagai upaya untuk membuka lapangan pekerjaan yang besar di negara Indonesia.

Revitalisasi industri juga kata Jokowi harus memiliki kesadaran lingkungan karena Indonesia menghadapi ancaman perubahan iklim yang akan berdampak besar pada kehidupan seluruh warga dunia.

"Itulah sebabnya kita harus menyeimbangkan antara aspek kesejahteraan dengan aspek lingkungan dengan penerapan ekonomi hijau secara konsisten dan berkelanjutan. Ini tentu tidak menyenangkan bagi yang suka impor karena semuanya dibuat di Indonesia," tutur Joko Widodo.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Gabung Aliansi Militer

Nasional
14 jam lalu

Kemenhaj Ungkap 25.922 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Indonesia usai Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
2 hari lalu

Kuasa Hukum Jokowi: Permintaan Maaf Rismon Sianipar Bukti Ijazah Jokowi Asli

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal