Jokowi Sebut Tahun 2024 hingga 2034 Tentukan Indonesia Bisa Melompat Maju atau Tidak

Raka Dwi Novianto
Presiden Joko Widodo (foto: Sekretariat Presiden)

"Kekeringan hampir di semua negara sekarang terjadi. Panas bumi yang naik, gelombang panas kita ada 7 provinsi kemarin kekeringan sehingga produksi beras kita menurun. Semuanya merasakan," ujarnya.

Tidak hanya itu, tantangan lainnya yakni perang baik di Ukraina dengan Rusia. Kemudian ada perang Palestina dengan Israel.

"Saya saat bertemu Presiden Zelensky saat itu, dia menyampaikan ‘Presiden Jokowi, di Ukraina sekarang ini ada 77 juta ton gandum yang berhenti, tidak bisa kita ekspor’. Saya pindah ke Rusia, ngomong sama Presiden Putin 3 jam, cerita hal yang sama. Di Rusia ada 130 juta ton gandum berhenti. Artinya 207 juta ton gandum berhenti di Ukraina dan Rusia," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

Prabowo Peringati Nuzulul Quran: Kepemimpinan adalah Takdir, Kekuasaan Bersumber dari Tuhan

Nasional
1 bulan lalu

SBY Tegaskan Dukung Penuh Presiden Prabowo, Serukan Kolaborasi Wujudkan Ekonomi Baru

Nasional
2 bulan lalu

Ahmad Khozinudin Nilai Materi Mens Rea Pandji Harus Dilihat secara Utuh, Bukan Sepenggal

Nasional
2 bulan lalu

Petisi Ahli Beri Penghargaan ke Jokowi, Apresiasi Kepemimpinan 2 Periode

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal