Kapal Induk KRI Sriwijaya juga bakal Dipakai untuk Tangani Bencana: Distribusi Bantuan hingga Evakuasi Korban

Jonathan Simanjuntak
Kapal induk pertama Indonesia, KRI Sriwijaya-100 (Dok. TNI AL)

"Kemampuan ini sangat penting bagi Indonesia yang memiliki wilayah laut yang luas, ribuan pulau dan risiko bencana yang tinggi," kata Rico.

Pengembangan KRI Sriwijaya-100 turut menjadi bagian dari upaya memperkuat industri pertahanan nasional. Keterlibatan industri dalam negeri dalam proses pemeliharaan dan modifikasi kapal diharapkan meningkatkan penguasaan teknologi, pengetahuan, serta kapasitas industri pertahanan Indonesia.

Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, awak TNI Angkatan Laut (AL) juga dipersiapkan agar mampu mengoperasikan kapal secara profesional, baik dalam operasi pertahanan maupun misi kemanusiaan.

Rico menjelaskan, nama Sriwijaya dipilih untuk mengingatkan kembali kejayaan Indonesia sebagai bangsa maritim.

"Nama Sriwijaya mengingatkan kita pada sejarah besar Indonesia sebagai bangsa maritim. Hari ini, semangat itu kembali dihadirkan dalam kekuatan pertahanan modern," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
4 hari lalu

Sangar! Momen Marinir TNI AL dan Pasukan Australia Gempur Sasaran di Situbondo

6 hari lalu

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Jadi Pangkalan Terapung Operasi Militer hingga Tanggap Bencana

8 hari lalu

TNI AL Gandeng 3 Kejati, Perkuat Koordinasi Penyelidikan hingga Penyidikan di Laut

8 hari lalu

Momen Prajurit TNI AL dan Tentara Australia Mendarat di Situbondo, Rebut Sasaran di Pantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal