Kapolda Jateng : Tak Ada Aksi Terorisme dalam Ledakan di Asrama Polri Sukoharjo 

Yohannes Tobing
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menjelaskan ledakan di asrama Polri Sukoharjo. (Foto Ist).

Berdasarkan penyelidikan tim dilapangan, Luthfi menjelaskan bahwa ledakan ini merupakan kelalaian anggotanya yang memesan petasan dan membuat paket tersebut panas.

"Jadi itu ledakan berasal dari paket coklat yang berisi petasan. Jadi kemungkinan anggota kami lalai dan paket itu kepanasan kemudian meledak," Ungkapnya 

Untuk saat ini, tim penyidik belum bisa meminta keterangan dari korban yang merupakan anggota Polres Sukoharjo. Namun polisi telah mengamankan seorang terduga yang mengirimkan paket tersebut.

"Yang bersangkutan menerangkan bahwa dirinya yang telah mengirimkan paket yang dipesan melalui online tersebut," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

Densus 88 Sebut Ledakan SMAN 72 Jakarta Menginspirasi Penikaman Bocah di Rusia

Internasional
6 hari lalu

Bar di Swiss Meledak dan Terbakar saat Pesta Tahun Baru, Korban Tewas Jadi 40 Orang

Megapolitan
7 hari lalu

2 Orang Jadi Tersangka Ledakan Gedung Nucleus Tangsel, Dianggap Lalai

Megapolitan
7 hari lalu

Buntut Ledakan Gedung Nucleus Tangsel, 2 Orang Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal