Kapolri Idham Azis Instruksikan Anggota Polri Donor Darah Bantu PMI

Irfan Ma'ruf
Kapolri Jenderal Idham Aziz memberikan keterangan pers di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). (Foto: iNews.id/Irfan Ma"ruf)

JAKARTA, iNews.id - Anggota Polri diminta mendonorkan darahnya untuk membantu Palang Merah Indonesia (PMI) di tengah keterbatasan stok darah akibat wabah corona dan ancaman penyakit demam berdarah dengue (DBD). Instruksi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis Nomor ST/1127/IV/KEP./2020 tertanggal 7 April 2020.

"Benar, ada telegram soal anggota Polri diminta melaksanakan donor darah ke PMI karena ada surat dari PMI minta bantuan donor darah. Hal ini untuk membantu mengatasi kekurangan persediaan darah di PMI," kata Idham Azis dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (8/4/2020).

Kapolri menginstruksikan para kasatker dan kasatwil agar mengimbau para personelnya untuk donor darah. Anggota Polri bisa berkoordinasi dengan Unit Donor Darah (UDD) PMI di wilayahnya masing-masing. Kapolri juga mengingatkan kegiatan donor darah harus dilakukan dengan menaati protokol kesehatan dan menerapkan jaga jarak fisik atau physical distancing demi mencegah dan meminimalisasi penyebaran Covid-19.

"Kasatker dan Kasatwil agar melaporkan setiap kegiatan donor darah yang telah dilaksanakan kepada As SDM Kapolri," ujar Idham.

Surat telegram tersebut ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri mewakili Kapolri. Wabah corona yang masuk ke Indonesia sejak awal Maret 2020 lalu diketahui berimbas pada stok darah di PMI yang semakin berkurang.

Hal itu disebabkan karena jumlah pendonor mandiri yang datang ke PMI berkurang sejak diberlakukan physical distancing. Masyarakat yang rutin mendonorkan darahnya khawatir untuk keluar rumah di tengah pandemi yang meluas.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Kapolri Respons Rekomendasi Reformasi Struktur Polri: Disesuaikan dengan Kebutuhan

Health
4 jam lalu

Mungkinkah Hantavirus Jadi Pandemi Baru? Ini Jawaban Ahli Epidemiologi

Nasional
6 jam lalu

WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19

Nasional
2 hari lalu

Komisi Reformasi Polri Minta Prabowo Revisi 8 Perpol hingga 24 Perkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal