Kapolri: Pergantian Pejabat Tak Terkait Faksi Internal, Polri Solid

Gatot Trilaksono
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Perbedaan dalam organisasi dinilai wajar. Selama perbedaan itu tidak menyebabkan dampak negatif.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian atas isu yang berkembang adanya dinamika internal terkait mutasi 48 perwira Polri. Menurutnya, perbedaan bagian dari demokrasi.

"Saya ingin menekankan bahwa pergantian pejabat, tidak ada kaitannya dengan faksi-faksi, friksi-friksi internal. Polri tetap solid," ujar Tito di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/1/2019).

Dia menuturkan, perbedaan bagian dari penguatan kebijakan yang dihasilkan. Bahkan, dalam struktur  seperti paramiliter meskipun ada sipil berseragam juga wajar terjadi dinamika internal.

"Semua perbedaan hal biasa, justru untuk memperkuat kebijakan melalui mekanisme check and balances," ucapnya.

Jumlah perwira yang dimutasi oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian sebanyak 48 orang. Salah satunya Kabareskrim sebelumnya diisi oleh Komjen Pol Arief Sulistyanto digantikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

Arief kemudian menempati posisi Kalemdiklat Polri. Sedangkan, Idham di Kapolda Metro Jaya digantikan oleh Irjen Pol Gatot Eddy Pramono yang sebelumnya merupakan Asrena Kapolri.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
20 hari lalu

Mutasi Polri, Irjen Daniel Silitonga Jadi Gubernur Akpol

Nasional
20 hari lalu

Mutasi Polri, Brigjen Totok Suharyanto Ditunjuk Jadi Kakortas Tipikor

Nasional
20 hari lalu

Polri Mutasi 54 Personel, Geser Eks Kapolres Bima Kota yang Terjerat Narkoba

Megapolitan
27 hari lalu

Mutasi Polda Metro Jaya, 7 Kapolsek Diganti

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal