Kasus Covid-19 Melonjak, DPR : Sistem Kesehatan Kita Makin Kedodoran

Fahreza Rizky
Tenaga medis di RS Khodijah memeriksa pasien Covid-19. (Foto: iNews.id/Pramono Putra).

Netty mengatakan pemerintah pusat harus bergerak cepat dan jangan melemparkan tanggung jawab kepada pemerintah daerah. "Dengan Bed Occupancy Rate (BOR) yang hampir mencapai 90 persen, pemerintah harus berani mengambil skenario PSBB ketat atau lockdown, terutama di daerah dengan zona merah," jelas dia.

Pemerintah juga harus menyiapkan rumah sakit lapangan, memfungsikan tempat-tempat umum, seperti asrama haji dan sekolah, sebagai tempat isolasi bagi pasien bergejala ringan sampai sedang, serta menyiagakan tenaga kesehatan dengan segala APD dan insentifnya.

"Skenario tenaga kesehatan cadangan perlu disiapkan, termasuk bekerja sama dengan TNI/Polri untuk menambah jumlah nakes," kata Netty.

Di samping itu, dia menambahkan, akselerasi vaksinasi juga harus dilakukan. Pemerintah harus memastikan ketersediaan vaksin dengan tingkat efikasi memadai, proses distribusi yang merata dan cepat, jumlah sasaran tervaksin sesuai target serta edukasi pada masyarakat agar memahami kinerja vaksin dalam membangun kekebalan tubuh.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 jam lalu

Alasan Ombudsman Tak Hadiri Rapat DPR Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

4 jam lalu

Tak Semua Ultra-Processed Food Harus Dihindari, Ini Penjelasan Ahli

21 jam lalu

ASN Meninggal saat Pelatihan Komcad, DPR Desak Kemhan Evaluasi Menyeluruh

1 hari lalu

GKSR Usul Ambang Batas Parlemen 1 Persen dalam Revisi UU Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal