Kasus Korupsi Benur, KPK Cecar Edhy Prabowo Pembelian Sepeda di AS

Sabir Laluhu
Edhy Prabowo (Foto/rctiplus)

Untuk pemeriksaan kali ini, kata Ali, penyidik mendalami dan mencecar pengetahuan Edhy terkait dengan aktifitas perjalanan dinas dan kegiatannya selama berada di Amerika Serikat. Barang-barang yang dibeli Edhy bersama istrinya sekaligus anggota Komisi V DPR Iis Rosita Dewi termasuk sepeda di Amerika Serikat juga dikonfirmasi penyidik. Penyidik menduga uang yang dipakai berasal dari pemberian para eksportir.

"Selain itu juga penyidik mendalami (saat pemeriksaan Edhy) terkait dengan pembelian barang-barang. Di antaranya tas dan jam tangan mewah berbagai merek selama kegiatan tersebut, yang sumber uang untuk pembelanjaan barang-barang tersebut diduga berasal dari para ekspoktir benih benur yang telah mendapatkan izin ekspor," ujar Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (23/12/2020) malam.

Dalam kasus dugaan suap ini, KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dan telah ditahan. Satu orang pemberi suap yakni pemilik sekaligus Direktur PT Dua Putera Perkasa (DPP) Sarjito. Berikutnya ada enam orang sebagai tersangka penerima suap.

Mereka yakni, pertama, Edhy Prabowo selaku Menteri Kelautan dan Perikanan. Kedua, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Andreau Pribadi Misata.

Ketiga, Staf Khusus Menteri KKP sekaligus Wakil Ketua Pelaksana Tim Uji Tuntas (due diligence) Perizinan Usaha Perikanan Budidaya Lobster KKP Safri. Keempat, pemegang PT Aero Citra Kargo (ACK) Amril Mukminin. Kelima, Ainul Faqih selaku staf Iis Rosyati Dewi (istri Edhy Prabowo). Keenam, pengurus PT ACK Siswadi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Trump Klaim Iran Setujui Sebagian Besar Rencana Perdamaian AS untuk Akhiri Perang

Internasional
6 jam lalu

Kepanikan Landa Israel, Rudal Iran Hantam Pabrik Kimia Picu Kebakaran Dahsyat

Internasional
7 jam lalu

Blak-blakan! AS Ingin Kendalikan Minyak Iran seperti Venezuela, Rebut Pulau Kharg

Internasional
7 jam lalu

Trump Sebut AS Akan Kendalikan Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal