Kasus Suap Romy, KPK Periksa Dua Guru Besar dan Tiga Rektor UIN

Ilma De Sabrini
Juru bicara KPK Febri DIansyah. (Foto: iNews.id/Ilma de Sabrini)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah guru besar, rektor dan wakilnya bakal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemeriksaan Korupsi (KPK). Pemeriksaan itu untuk menggali adanya dugaan jual beli jabatan rektor di sejumlah universitas Islam negeri (UIN) di Indonesia.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan sejumlah guru besar dan rektor itu sebagai saksi untuk tersangka mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy. Pria yang akrab disapa Romy itu menjadi tersangka kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

"KPK mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah calon Rektor UIN sebagai saksi hari ini. Keterangan mereka dibutuhkan dalam perkara dengan tersangka RMY (Romahurmuziy)," katanya melalui pesan singkat, Senin (17/6/2019).

Febri tidak menyebut secara spesifik siapa nama calon rektor UIN tersebut. Dia hanya menjelaskan tujuh saksi
yang diperiksa penyidik hari ini diputuhkan keterangannya terkait seleksi rektor UIN.

"Dibutuhkan keterangan sebagai saksi untuk menjelaskan proses seleksi rektor UIN yang pernah dijalankan," ujar mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW).

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Noel Ebenezer Ngaku Tak Tahu Pejabat Harus Lapor Penerimaan Hadiah ke KPK: Saya Menyesal

Nasional
11 jam lalu

Nama Dirjen Bea Cukai Muncul di Dakwaan Suap Impor Barang, Ini Kata KPK

Nasional
14 jam lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

Nasional
15 jam lalu

KPK Hibahkan 13 Tanah Rampasan Koruptor ke Pemkab Indragiri Hilir, Total Senilai Rp3,6 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal