Kasus Tabloid Indonesia Barokah, Polri Tunggu Hasil Kajian Dewan Pers

Okezone
Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: ANTARA)

JAKARTA, iNews.id – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan menunggu kajian komprehensif dari Dewan Pers terkait dengan peredaran Tabloid Indonesia Barokah di beberapa wilayah, belakangan ini. Kajian itu dinilai penting untuk mengetahui apakah informasi yang terdapat di tabloid kontroversial tersebut mengandung tindak pidana atau tidak.

“Kemudian hasil koordinasi saya dengan ketua Dewan Pers minggu ini, timnya akan membuat kajian yang komprehensif. Kajian komprehensif itu akan diserahkan kepada pihak kepolisian,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dia menuturkan, Polri juga akan mempertimbangkan pernyataan resmi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang menyebut bahwa Tabloid Indonesia Barokah bukanlah bentuk kampanye hitam alias black campaign.


Statement dari Bawaslu bahwa tabloid tersebut tidak ada black campaign,” ujar Dedi.

Terkait dengan laporan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandi, Dedi memastikan pihaknya telah menerima laporan tersebut dan membentuk tim untuk melakukan penyelidikan. “Jika sudah ada kajian secara komprehensif dari tim Bareskrim dan rekomendasi dari Dewan Pers, nanti akan dianalisis kembali apa langkah selanjutnya yang dilakukan,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

Terungkap! Istri dan Anak Bandar Narkoba Ko Erwin Ditangkap terkait Pencucian Uang

Nasional
3 hari lalu

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM-Elpiji Subsidi, Negara Rugi hingga Rp243 Miliar

Nasional
7 hari lalu

Polri Bentuk Satgas Haji dan Umrah, Perkuat Perlindungan Jemaah dan Tindak Praktik Ilegal

Nasional
10 hari lalu

Polri Luncurkan Laporan Online Super Apps, Pangkas Birokrasi Layanan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal