KDRT Marak imbas Masalah Ekonomi, DPR Desak Pemerintah Perbanyak Akses Pekerjaan

Irfan Ma'ruf
Diskusi terkait maraknya KDRT di Jakarta Selatan (dok. istimewa)

“Sekarang ini banyak lulusan SMA atau sarjana yang justru menjadi pengangguran, karena keterampilan yang mereka miliki tidak sesuai dengan kebutuhan pekerjaan yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, kita perlu segera memperbaharui kurikulum pendidikan agar lulusannya dapat siap bersaing di dunia kerja,” ujar Yuliani. 

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Kemanusiaan Rombsis Indonesia, Andi Idhanursanty menjelaskan, pendidikan tentang bahaya KDRT harus dimulai dari keluarga, terutama dari orang tua. Orang tua disebut berperan penting untuk membentuk karakter dan perilaku anak-anak. 

Oleh karena itu, orang tua diminta tidak hanya memberikan pendidikan formal kepada anak-anak, tetapi juga mencontohkan perilaku yang baik.

"Oleh karena itu, ibu-ibu harus percaya diri dan terus belajar untuk menghadapi tantangan, salah satunya dalam mengatasi KDRT," ujar Idhanursanty.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

DPR Sahkan RUU P2SK jadi Undang-Undang, Atur Kripto hingga Satgas Pinjol Ilegal

Nasional
5 jam lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Ketua Banggar DPR: Seharusnya Maksimal Tidak Lebihi Batas Rp17.600

Nasional
1 hari lalu

Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Baru, DPR Minta Benahi Tata Kelola dan Pengawasan MBG

Buletin
2 hari lalu

Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri

Nasional
5 hari lalu

DPR Pertanyakan Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis: Masalahnya Ada Tidak Sumber Dayanya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal