Kebakaran di Lapas Tangerang, 20 Saksi Diperiksa

Isty Maulidya
Dirjen Kriminal Umum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat memeriksa 20 saksi terkait kebakaran di Lapas Tangerang (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG, iNews.id - Sebanyak 20 saksi dari peristiwa kebakaran di Lapas Klas I Tangerang pada Rabu (8/9/2021) diperiksa oleh polisi. Para saksi tersebut terdiri dari warga binaan yang selamat maupun petugas lapas yang berjaga saat kebakaran terjadi.

"Kami telah mengumpulkan barang bukti, dan juga mengumpulkan saksi sebanyak 20 orang, yang terdiri dari petugas jaga, lalu orang di sekitar lokasi kejadian, dan juga penghuni blok C2," ujar Dirjen Kriminal Umum Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat, Rabu.

Sementara itu, dari hasil olah TKP ditemukan barang bukti yang menunjukkan adanya konsleting listrik yang menjadi penyebab kebakaran. Ada pun titik api hanya berasal dari satu titik yaitu di bagian atas plafon yang terbuat dari bahan mudah terbakar.

"Hasil olah TKP ada beberapa yang dibawa antara lain adalah kabel ada beberapa alat listrik dan saluran instalasi. Dari hasil TKP titik api bersumber dari 1 titik, dan terjadi di atas dibalik plafon," tuturnya.

Ditemukan juga adanya kabel kabel yang terkelupas, namun hal tersebut belum bisa dipastikan apakah itu menjadi penyebab kebakaran atau justru terkelupas akibat kebakaran.

"Pemeriksaan lebih lanjut akan dianalisa di Labfor apakah itu merupakan sebab ataukah akibat kebakaran," katanya.

Sebelumnya diketahui Lapas Klas I Tangerang terbakar dan menyebabkan 41 warga binaan meninggal dunia. Puluhan warga binaan lainnya juga mengalami luka ringan juga luka berat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 jam lalu

Kemenhut Perketat Pencegahan Karhutla, Perusahaan Tak Patuh Terancam Sanksi

14 jam lalu

Polisi Minta Hakim Tolak Praperadilan Eks Jampidsus Febrie soal Penyitaan: Dalil Tak Relevan

4 hari lalu

Polri Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Tenda-Makanan Diterbangkan dari Pondok Cabe

4 hari lalu

Polri Kirim 137 Personel ke NTT Bantu Penanganan Korban Gempa: Tim SAR hingga Medis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal