Kecelakan Maut di Jalan Alternatif Cibubur, KNKT Periksa Rem Truk Tangki BBM Pertamina 

muhammad farhan
Truk tangki BBM Pertaminan kecelakaan beruntun di Jalan Alternatif Cibubur. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) memeriksa sistem pengereman truk tangki bahan bakar minyak (BBM) Pertamina yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun di Jalan Alternatif Cibubur. Kecelakaan maut ini diduga akibat rem truk blong. 

Senior Investigative KNKT, Ahmad Wildan menjelaskan pengecekan rem dilakukan dengan meneliti sistem pengereman truk tersebut dengan pengujian langsung. Pengecekan tersebut dilakukan Wildan bersama tim KNKT di kantor Polres Metro Kota Bekasi yang lama.

"Kami tadi mengecek sistem remnya. Jadi nanti kami isi dulu anginnya, setelah itu kami uji remnya dan sebagainya. Nanti sistem connector-nya ada bocor atau enggak, bisa kelihatan," ujar Wildan kepada wartawan, Rabu (20/7/2022). 

Selain melakukan pengecekan mesin dan sistem rem truk, Wildan juga akan mewawancarai pengemudi truk tangki.

"Nanti lihat perkembangannya, saya mau ngobrol sama pengemudi kayak apa peristiwanya. Ini makanya saya mau ke Polres Kota Bekasi yang gedung baru (Jalan Pangeran Jayakarta, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria)," jelas Wildan. 

Sampai saat ini Wildan belum bisa mengungkapkan rincian hasil pengecekan karena masih dilakukan pendalaman oleh anggotanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan sopir dan kernet truk tangki Pertamina sebagai tersangka kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Transyogi Alternatif Cibubur, Kota Bekasi. Sebanyak 10 orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!

57 tahun lalu

Daftar Korban Kecelakaan Maut Truk di Bekasi: 1 Orang Tewas, 9 Luka-Luka

57 tahun lalu

Sopir Truk Kecelakaan Maut di Bekasi Ngaku Sadar Rem Blong sebelum Tabrakan Pemotor

57 tahun lalu

Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Bertambah: 1 Tewas, 6 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal