Kemenag: Maskapai Harus Tanggung Jawab jika Kepulangan Jemaah Haji Terlambat

Sucipto
Jemaah haji 2023 akan kembali ke Tanah Air. (Foto dok Kemenag).

MAKKAH, iNews.id - Pelaksanaan ibadah haji 2023 telah selesai. Jemaah haji Indonesia berangsur-angsur mulai kembali ke Tanah Air.

Hari ini sebanyak 6.592 jemaah haji dan petugas dari 17 kelompok terbang (kloter)  diterbangkan ke Tanah Air dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. 

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasj Haji Terpadu (Siskohat), sejak Kepulangan jemaah haji pada 4 Juli 2023 hingga kini sudah 36 kelompok terbang (kloter) diterbangkan ke Tanah Air. Total sudah 13.942 orang telah pulang ke Indonesia.

Sayangnya, ada sejumlah kloter yang penerbangannya mengalami delay atau terlambat dari jadwal awal keberangkatan. Salah satunya, kloter BTJ 01 dan BTJ 02 serta JKG 06 pada Rabu, 5 Juli 2023. Kloter BTJ 01 dan BTJ 02 mengalami delay di atas 3-4 jam, sedangkan JKG 6 mengalami delay lebih dari 4 jam. 

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Haryanto mengaku, telah mendapat konfirmasi dari pihak maskapai terkait keterlambatan penerbangan jemaah haji.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
4 hari lalu

Harga Avtur Melonjak, Kemenhub Naikkan Biaya Tambahan Tiket Pesawat Jadi 40 Persen

14 hari lalu

Bandara Husein Sastranegara Bakal Berstatus Internasional, Layani Rute ke Kuala Lumpur hingga Singapura

18 hari lalu

Kemenhaj Usul Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107,3 Juta, Jemaah Bayar Rp42,9 Juta

2 bulan lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan Lebih Awal, Kemenhaj Ungkap Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal