Kemenag: Secara Hisab 1 Ramadan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Binti Mufarida
Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya dalam Seminar Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H (dok. Kemenag)

Sementara di wilayah barat, Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, tinggi hilal mencapai minus 0 derajat 55 menit 41 detik atau sekitar minus 0,93 derajat.

Cecep menjelaskan, kondisi hilal yang masih negatif ini dipengaruhi oleh waktu terjadinya ijtima (konjungsi) yang berlangsung pada pukul 19.01.07 WIB. Sementara waktu magrib di Indonesia terjadi sebelum ijtima, sehingga posisi hilal saat matahari terbenam masih berada di bawah ufuk.

Dengan demikian, secara hisab awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026. Namun, kepastian resminya tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Seleb
3 jam lalu

Sambut Ramadan dengan Cucu Pertama, Umi Pipik Renovasi Kamar Jadi Serba Pink

Nasional
3 jam lalu

Awal Ramadan Berpotensi 19 Februari 2026, Menag: Hilal Masih Minus 2 Derajat

Nasional
3 jam lalu

Apa Itu Hilal? Ini Pengertian, Kriteria dan Cara Melihatnya

Nasional
4 jam lalu

Pemerintah Gelar Sidang Isbat untuk Tentukan Awal Ramadan, Ini Dasar Hukumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal