Kemendukbangga Kolaborasi dengan PBNU, Fokus Implementasi 5 Quick Win dan Percepatan Penurunan Stunting

Rizky Agustian
Kemebdukbangga menjalin kerja sama dengan PBNU guna mengakselerasi 5 Quick Win kementerian dan program Percepatan Penurunan Stunting. (Foto: Dok. Kemendukbangga)

Dia tak menutup kemungkinan adanya kerjasama pada lini bawah yakti Tim Pendamping Keluarga dengan Banser, Muslimat, Fatayat, yang disitu ada GKMNU (Gerakan Keluarga Maslahat NU). Soal data keluarga yang dihimpun pada aplikasi yang diluncurkan GKMNU nantinya akan bersama dicek oleh Kemendukbangga apakah termasuk ke dalam keluarga berisiko stunting (KRS).

“Data dari GKMNU kita cek benarkah masuk dalam KRS kalau memang masuk maka kita pasti intervensi melalui orang tua asuh cegah stunting,” tuturnya.

Di Kemendukbangga, Wihaji, melaksanakan Astacita yang ke-4 dan ke-6 yaitu pengembangan sumber daya manusia dan pengentasan kemiskinan. 

Sementara itu, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf berharap GKMNU bisa menjadi solusi dalam mengatasi disrupsi teknologi yang terjadi di masyarakat.

“Kita harap Gerakan keluarga ini bisa menjadi serum atau vaksin dari tren perkembangan pergaulan yang kita lihat dewasa ini semakin secara intens di penetrasi oleh berbagai macam platform teknologi digital dan teknologi komunikasi lainnya,” kata Yahya.

“Kita berharap bahwa dengan gerakan ini bahwa pergaulan antara sesama kita di dalam masyarakat kita masih bisa kita jaga kehangatannya, kemanusiawiannya dan tidak serta merta menyerah pada platform teknologi yang mungkin memang menyediakan kemudahan-kemudahan, tapi dengan kemudahan-kemudahan tersebut jangan malah merelakan kesejatian hubungan antar manusia diantara kita,” ucapnya.

MoU ini menandai  komitmen kedua pihak akan pentingnya pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam mewujudkan generasi cerdas, berkarakter, mandiri, dan berahklak baik menuju Indonesia emas 2045.

Melalui kemitraan ini,  PBNU akan meningkatkan peran sertanya dalam program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, Keluarga Berencana (Bangga Kencana), yang implementasinya mengerucut pada 5 program Quick Win dan PPS Kemendukbangga/BKKBN.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
8 hari lalu

Forum PWNU Wanti-Wanti Muktamar PBNU Paling Lambat Agustus 2026, Keterlambatan Ganggu Konsolidasi

Nasional
23 hari lalu

Asrorun Niam: Persatuan Jadi Salah Satu Fondasi NU

Nasional
23 hari lalu

Muktamar PBNU 2026 Segera Digelar, Gus Ipul Ungkap Susunan Panitianya

Nasional
24 hari lalu

Jelang Muktamar PBNU 2026, Gus Ipul Ingatkan Pengurus Tak Terpengaruh Isu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal