Kemenhaj Minta Tambahan Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Operasional Haji dan Umrah

Felldy Aslya Utama
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf. (Foto: iNews.id)

Berdasarkan analisis kebutuhan, total anggaran yang diperlukan untuk tahun 2027 mencapai Rp3.782.103.059.000. Dengan pagu indikatif yang ada saat ini, terdapat celah (gap) anggaran sebesar Rp1.836.338.918.000 yang harus dipenuhi melalui rupiah murni.

Kebutuhan tambahan tersebut tersebar di beberapa unit kerja vital, di antaranya: Direktorat Jenderal Bina Penyelenggara Haji dan Umrah: Membutuhkan tambahan sebesar Rp1.133.904.988.000 (saat ini belum tercantum dalam pagu).

Sekretariat Jenderal: Membutuhkan tambahan Rp543.381.738.000 untuk melengkapi total kebutuhan Rp2.025.420.179.000. Direktorat Jenderal Pelayanan Haji: Memerlukan Rp67.396.517.000.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah: Memerlukan Rp39.954.288.000. Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah: Memerlukan Rp23.734.563.000. dan Inspektorat Jenderal: Memerlukan Rp27.966.824.000.

"Total pagu indikatif Rp1.482.038.441.000, kebutuhannya Rp3.318.327.359.000, artinya diperlukan tambahan Rp1.836.338.918.000," tuturnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
18 jam lalu

Anggaran Subsidi BBM-Gas Elpiji 3 Kg Dipangkas Rp11,44 Triliun Mulai Tahun Depan

20 jam lalu

Prabowo Mau Sekolah Gratis dari SD hingga Kuliah, Menkeu Suahasil Buka Suara soal Anggaran Pendidikan

3 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

4 hari lalu

Tok! DPRD DKI Sahkan APBD Perubahan 2026 Jadi Rp79,56 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal