Kemenhaj Tutup Celah Kebocoran, Libatkan Jaksa Awasi Haji

Komaruddin Bagja
Kemenhaj Tutup Celah Kebocoran, Libatkan Jaksa Awasi Haji

“Kami menginginkan adanya super tim di tubuh Kementerian Haji dan Umrah, mengingat agenda keumatan ini bersifat reguler dan krusial. Untuk itu, peran Kejaksaan dalam membantu proses screening dan tracking menjadi sangat penting dilakukan,” ujar Dahnil.

Selain pengawasan aparatur, Kejaksaan juga akan dilibatkan dalam pemantauan proses pengadaan layanan haji seperti akomodasi, transportasi, konsumsi, hingga fasilitas kesehatan. Hal ini dilakukan untuk menutup peluang kebocoran anggaran sekaligus memastikan kontrak layanan berjalan secara transparan dan akuntabel.

Dahnil menegaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan menjadi faktor penting dalam membangun tata kelola kelembagaan yang bersih.

“Kami ingin memastikan Kementerian Haji dan Umrah dibangun di atas fondasi integritas, sehingga pelayanan kepada jemaah haji benar-benar optimal,” tegasnya.

Sementara itu, Kejaksaan Agung melalui Jamintel menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung langkah tersebut. Dukungan diberikan melalui fungsi pengawasan, pendampingan hukum, hingga pembentukan sistem pencegahan penyimpangan sejak dini. Kolaborasi ini juga dipandang sebagai model sinergi antarlembaga demi menjaga akuntabilitas layanan publik.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
2 hari lalu

Dugaan Pemborosan Anggaran MBG Rp10,5 Triliun, Kepala BGN Buka Suara dan Siap Dukung Penegakan Hukum

8 hari lalu

Putuskan Berhijab usai Haji, Ashanty Minta Doa agar Istiqomah

11 hari lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Diumumkan Lebih Awal, Kemenhaj Ungkap Alasannya

11 hari lalu

Daftar Jemaah Haji 2027 Resmi Diumumkan, Kemenhaj Mulai Proses Verifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal