Kemenkes Aktifkan Health Emergency Operation Center di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mei Sada Sirait
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Konferensi pers daring)

Langkah tersebut penting mengingat abu vulkanik dapat menimbulkan sejumlah keluhan kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

Kemenkes Pantau Dampak Abu Vulkanik

Selain mengaktifkan HEOC, Kemenkes juga menyiapkan fasilitas kesehatan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.

Untuk keluhan pada saluran pernapasan, sejumlah fasilitas kesehatan telah disiapkan dengan peralatan seperti nebulizer dan oksigen konsentrator.

Masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan setelah terpapar abu vulkanik diminta segera mendatangi Puskesmas terdekat.

Kemenkes juga menyiapkan obat tetes mata untuk masyarakat yang mengalami keluhan pada mata akibat paparan abu. Sementara untuk gangguan pada kulit, fasilitas kesehatan telah menyiapkan salep kulit.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Menkes Imbau Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau Tetap di Rumah dan Jangan Panik

1 bulan lalu

Jangan Langsung Dielap! Ini Cara Membersihkan Mobil yang Kena Abu Vulkanik Anak Krakatau

1 bulan lalu

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Badan Geologi: Tak Berpotensi Tsunami

1 bulan lalu

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Jakarta, Warga Diminta Pakai Masker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal