Kemenkes Deteksi 2.252 Kasus Varian Delta Tersebar di 33 Provinsi  

Binti Mufarida
Tenaga kesehatan menjalani tes swab PCR. (Foto: iNews/Zeni Johadi)

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Siti Nadia Tarmizi melaporkan menemukan sebanyak 2.252 kasus varian Delta yang tersebar di 33 Provinsi. Saat ini tidak kurang dari 6.253 hasil sekuensing dilaporkan Kemenkes.

“Dari total tersebut 2.252 adalah varian Delta yang ditemukan di 33 provinsi di Indonesia,” ungkap Nadia, Rabu (15/9/2021).

Nadia juga mengatakan bahwa dalam beberapa hari ini tersebar informasi terkait munculnya atau ditemukan varian-varian baru virus Covid-19 memiliki kemampuan penularan yang lebih tinggi atau memiliki kekebalan terhadap vaksin.

“Dan tentunya dari Kementerian Kesehatan dan juga para sektor lainnya akan terus memantau dan melakukan pemeriksaan sekuensing terhadap kasus-kasus yang masuk ke Indonesia maupun yang terjadi melalui penularan lokal di negara kita,” kata Nadia.

Nadia juga memastikan Kemenkes terus memantau semua varian Covid-19 yang muncul baik variant of concern (VoC) ataupun variant of interest (VoI) yang telah ditetapkan oleh WHO. “Selain itu, kita juga akan memantau semua varian-varian yang muncul baik itu variant of concern atau varian Alfa dan Beta. Dan juga varian of Interest yaitu Gamma dan Delta.”

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
24 jam lalu

Sah! Syarat Kecukupan SKP Dokter Resmi Turun, dari 250 Jadi 160 per 5 Tahun

6 hari lalu

41 Persen Anak Indonesia Alami Gigi Berlubang, Kemenkes Siapkan Detektif Gigi

12 hari lalu

Kemenkes Dorong Medical Tourism, Ini Layanan Kesehatan Andalan Indonesia

13 hari lalu

Kasus Influenza di Indonesia Naik 51 Persen, Balita Paling Banyak Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal