Kemlu Ungkap 4.882 WNI di Kamboja Minta Dipulangkan ke RI

Achmad Al Fiqri
Plt Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mendeteksi 4.882 warga negara Indonesia (WNI) di Kamboja yang ingin dipulangkan ke Tanah Air. Sebagian besar para WNI di negara itu sudah dilakukan asesmen dengan hasil tak terindikasi TPPO.

Plt Direktur Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah menuturkan, pihaknya mencatat 4.882 WNI di Kamboja meminta bantuan kepulangan ke Tanah Air ke KBRI Phnom Penh. Data itu berdasarkan periode 16 Januari-25 Februari 2026.

"Kemudian dari 4.882 WNI tersebut, sebanyak 4.680 WNI sudah dilakukan asesmen awal oleh KBRI Phnom Penh dengan hasil tidak ditemukan WNI terindikasi korban TPPO. Bahkan sebagian besar mengaku memang bekerja secara profesional di sektor online scam," kata Heni saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Heni menambahkan, pihaknya telah mendeteksi sebanyak 926 WNI di Kamboja telah pulang ke Tanah Air secara mandiri per 25 Februari 2026. 

"Bahkan tadi malam ditambah 111 (WNI) ya, jadi sudah sekitar 1.000 lebih yang pulang secara mandiri," tuturnya.

"Dan saat ini 900 WNI masih berada di penampungan sementara yang dikoordinasikan fasilitasnya oleh KBRI dan otoritas setempat," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
23 hari lalu

Panas Lagi! Pasukan Kamboja Tembakkan Granat ke Thailand

Sumsel
24 hari lalu

Promosikan Judi Online Jaringan Kamboja, 2 Mahasiswa di Palembang Ditangkap

Nasional
27 hari lalu

WNI Eks Sindikat Online Scam Minta Dipulangkan dari Kamboja Bertambah, Kini 2.887 Orang

Shorts
1 bulan lalu

Kabur dari Markas Penipuan Kamboja, 1.726 WNI Serbu KBRI Phnom Penh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal