Kenapa Politik Itu Kejam? Antara Demokrasi, Etika dan Perebutan Kekuasaan

Komaruddin Bagja
Kenapa politik itu kejam (Foto: Pixabay)

Pernyataan ini menegaskan bahwa dalam politik, tujuan utama sering kali mengalahkan nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Para politisi dan kelompok kepentingan berlomba-lomba untuk mendapatkan posisi dan kekuasaan, bahkan jika harus mengorbankan prinsip keadilan dan etika.

2. Manipulasi, Pengkhianatan, dan Pengorbanan Moral

Selain perebutan kekuasaan, politik juga dikenal dengan praktik manipulasi dan pengkhianatan. Akun Quora Jane Smith menambahkan:

“Politik kejam karena sering melibatkan manipulasi, pengkhianatan, dan pengorbanan moral demi mempertahankan posisi dan kekuasaan.”

Dalam konteks ini, politik menjadi medan di mana loyalitas dan kepercayaan sering diuji dan dilanggar demi keuntungan pribadi atau kelompok. Pengorbanan moral ini membuat politik menjadi dunia yang penuh ketidakpastian dan ketidakadilan.

3. Perspektif Filsafat Politik: Hannah Arendt dan Kebohongan dalam Politik

Dari sisi keilmuan, filsuf Hannah Arendt dalam esainya Truth and Politics mengemukakan bahwa kebohongan adalah alat yang sering digunakan dalam politik. Arendt berpendapat bahwa:

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
27 hari lalu

Sosiolog Soroti Pertemuan Jokowi-Budi Arie: Tidak Ada Pertemuan yang Tak Bermakna Politik

1 bulan lalu

AHY Ungkap Ukuran Keberhasilan Politik: Apakah Kehidupan Rakyat Menjadi Lebih Baik?

2 bulan lalu

Viral Budi Arie Ungkap Insting Politik Bisa Lebih Cepat dari 2029 di Samping Jokowi

2 bulan lalu

Sidang Tahunan MPR, Ahmad Muzani Ingatkan Perbedaan Politik Tak Boleh Memecah Belah Kebangsaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal