Kepala BMKG Sebut Ancaman Krisis Pangan Dampak dari Perubahan Iklim Bukan Isapan Jempol

Binti Mufarida
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati. (Foto dok BMKG).

Namun, Dwikorita mengatakan jika situasi iklim global saat ini tidak direspon secara serius maka Indonesia bisa terlambat untuk mengantisipasi bencana kelaparan pada tahun 2050.

“Ketahanan pangan nasional Indonesia dihadapkan pada tantangan besar berupa kenaikan populasi penduduk di tengah produksi pangan yang cenderung stagnan,” paparnya.

Oleh karena itu, kata Dwikorita, pihaknya terus melakukan berbagai lompatan sebagai langkah mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Tidak hanya di sisi teknologi, namun juga di sisi sumber daya manusia (SDM) yang terus diupgrade sesuai tuntutan dan kebutuhan yang semakin kompleks.

“Data dan informasi yang dikeluarkan BMKG tidak hanya dibutuhkan untuk urusan penanggulangan bencana alam saja, namun juga kesehatan, konstruksi, energi pertambangan, pertanian kehutanan, tata ruang, industri, pariwisata, transportasi, pertahanan keamanan, sumber daya air, hingga kelautan perikanan,” tandasnya. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Waspada! BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat saat Lebaran

Nasional
2 hari lalu

1 Syawal Idulfitri 20 atau 21 Maret 2026? Simak Prediksi Hilal dari BMKG

Nasional
4 hari lalu

Peringatan Dini BMKG: Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang hingga 12 Maret

Nasional
4 hari lalu

Gempa M 6,1 Guncang Tonga, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal