Kepala BNPB Minta Maaf usai Sebut Bencana Sumatera Kelihatan Mencekam di Medsos

Tim iNews
Kepala BNPB Suharyanto (dok. istimewa)

Sebelumnya, Suharyanto angkat bicara mengenai bencana Sumatera yang belum ditingkatkan statusnya menjadi bencana nasional. Dia menegaskan, penetapan status itu mempertimbangkan dari skala korban dan akses menuju lokasi bencana.

Dia mengakui, bencana ini terlihat mencekam seperti unggahan-unggahan yang beredar di media sosial.

"Memang kemarin kelihatannya mencekam ya, kan berseliweran di media sosial, nggak bisa bertemu segala macam," ucap Suharyanto dikutip Minggu (30/11/2025).

Namun, Suharyanto enggan menyatakan apakah bencana kali ini bisa dikategorikan bencana nasional apa bukan. Dia hanya menegaskan, saat ini bencana Sumatera masih berstatus bencana provinsi.

"Saya tidak perlu menyampaikan apakah perlu tidaknya status darurat bencana nasional atau daerah, tapi sekarang statusnya masih bencana daerah tingkat provinsi," katanya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
5 hari lalu

BNPB: Banjir Dominasi Bencana 21–22 Februari, Ratusan Warga Terdampak

Nasional
10 hari lalu

Purbaya Suntik Anggaran Tambahan Rp4,6 Triliun untuk Penanganan Bencana Sumatra

Nasional
10 hari lalu

BNPB Ungkap Anggaran Huntap Korban Bencana Sumatra Naik jika Terapkan Gentengisasi

Nasional
10 hari lalu

BNPB Akui Huntap Korban Bencana Sumatra Lebih Layak, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal