Kepala BPIP Nilai Puasa Bisa Dimaknai dengan Menahan Diri Tak Mudik saat Corona

Antara
Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi. (Foto: Antara).

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta ini menjelaskan, kondisi sekarang berbeda karena Indonesia tengah menghadapi wabah virus corona (Covid-19). Kondisi tersebut yang membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan mudik Lebaran 2020.

Apalagi, kata dia wabah virus corona memakan banyak korban sehingga harus diputus mata rantai penyebarannya. Dengan menahan diri untuk tidak mudik sekarang ini, sebenarnya masyarakat juga membangun peradaban, namun secara terbalik dengan tradisi mudik sebelumnya.

Masyarakat, khususnya umat Islam, semestinya bisa menerapkan makna puasa, yakni menahan diri dengan tidak mudik saat Indonesia dilanda wabah virus corona.

"Kalau dalam konteks hukum Islam, mana yang harus didahulukan? Menyelamatkan jiwa, yakni tidak mudik untuk memutus Covid-19, daripada harta, maksudnya ekonomi tadi dan pengampunan sosial," ucapnya.

Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com: Ibadah Tak Hanya Ritual di Masjid

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
Nasional
12 hari lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Seleb
2 bulan lalu

Ariana Grande Terkena Covid-19 hingga Sejumlah Acara Dibatalkan, Begini Kondisinya

Health
2 bulan lalu

Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!

Mobil
2 bulan lalu

Pemerintah Siapkan Insentif Otomotif, Skema Mirip saat Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal