Ketegangan AS-Iran Berpotensi Mengarah ke Perang Ketahanan, Ini Penentunya

Tim iNews.id
Aktivis Pro Palestina, Muhammad Husein dalam program Interupsi bertajuk 'Saling Adu Kekuatan, Perang AS-Iran Makin Genting' yang disiarkan di iNews, Kamis (30/4/2026). (Foto: tangkapan layar)

Namun menurutnya, terdapat perbedaan yang mencolok dari sisi ketegaran warga negara terhadap situasi perang tersebut.

"Viral di media sosial misalnya, seorang perempuan Amerika yang menangis berteriak di dalam mobil ketika (harga) bahan bakar mulai naik, dan juga banyak hal yang intinya warga Amerika ga sanggup karena selama ini hidupnya stabil," ucapnya.

"Sementara warga Iran tidak ada satu pun yang meminta pemerintah Iran menuntut menghentikan perang. Mayoritas masyarakat Iran yang selama ini berada di belakang pemerintah Iran dan IRGC," tuturnya.

Serangan AS-Israel ke Iran sejak 28 Fenbruari menewaskan lebih dari 3.300 orang sebelum gencatan senjata selama 2 minggu yang diumumkan Presiden Donald Trump pada 7 April.

Menjelang berakhirnya batas waktu gencatan senjata, Trump mengumumkan perpanjangan tanpa batas waktu atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan kepala militer Asim Munir.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran: Blokade AS atas Selat Hormuz Bakal Gagal Capai Tujuan

Internasional
4 jam lalu

Trump Dapat Pengarahan soal Perang Iran, Serangan Darat Tetap Masuk Opsi

Internasional
6 jam lalu

Centcom Beri Pengarahan kepada Trump Hari Ini, Perang Lawan Iran Bakal Berlanjut?

Internasional
7 jam lalu

Mengenal UU Resolusi Perang AS, Batasi Operasi Militer di Iran Hanya 60 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal