Ketika Algoritma Bertemu Intuisi Insinyur: Kisah PHR Mengelola Defisit Energi di Blok Rokan

Agustina Wulandari
PHR mengelola defisit energi di Blok Rokan. (Foto: dok PHR)

PEKANBARU, iNews.id – Di dunia migas, ketangguhan sebuah perusahaan tidak diuji saat semua berjalan lancar, melainkan saat krisis menghantam. Ketika pasokan gas dari pihak ketiga (TGI) terhenti awal Januari lalu, sumber energi untuk pembangkit listrik fasilitas produksi pun anjlok. PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dihadapkan pada matematika yang pelik.

Beban listrik normal yang dibutuhkan untuk mengoperasikan Blok Rokan adalah 435 Megawatt (MW). Namun akibat gangguan suplai gas eksternal, daya yang dapat dibangkitkan merosot tajam, memaksa sistem turun ke level survival 100 MW. Ada defisit 335 MW. Sebagai gambaran, daya sebesar itu cukup untuk menerangi sebuah kota kecil.

Kehilangan daya sebesar itu di blok migas tersibuk di Indonesia bisa berarti bencana: produksi berhenti total, peralatan rusak, dan target negara melayang. Namun yang terjadi di Rumbai bukanlah kepanikan, melainkan eksekusi presisi dari sebuah sistem pertahanan yang telah disiapkan bertahun-tahun.

Publik mungkin hanya melihat "lampu yang meredup" atau produksi yang terkoreksi sesaat. Namun di balik layar, sebuah orkestrasi rumit sedang dimainkan antara sistem otomatisasi canggih dan ketajaman analisa para insinyur.

Pertahanan Kokoh: Protokol 10 Level

Senior Manager Power Generation & Transmission (PGT) Winarto menjelaskan arsitektur pertahanan energi di Blok Rokan. "Sistem kelistrikan PHR dibangun dengan lapisan pertahanan yang kokoh," ucapnya.

Editor : Anindita Trinoviana
Artikel Terkait
Nasional
30 menit lalu

RDMP Balikpapan Resmi Beroperasi, SPBU Swasta Beli Solar dari Pertamina

Bisnis
3 jam lalu

Gelar RUPS Tahunan, Patra Jasa Catat Kinerja Positif dan Pertumbuhan Pendapatan

Bisnis
3 jam lalu

Pulihkan Ekosistem Laut di Aceh, Insan BRILiaN Lakukan Transplantasi Terumbu Karang

Keuangan
7 jam lalu

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspada Modus Penipuan Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal