"Buah pemikiran, inspirasi, serta teladan Prof Azra berperan besar membentuk masyarakat Indonesia. Begitupun dengan pengaruh beliau kepada komunitas global. Kita sangat kehilangan atas wafatnya Prof Azra," ujar HT.
Diketahui, Azyumardi Azra berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat pekan lalu (16/9/2022) di negeri jiran, Malaysia.
Lahir di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada 4 Maret 1955, Azyumardi merupakan salah satu cendekiawan Muslim. Pada Mei 2022, Prof Azra terpilih memimpin Dewan Pers.
Prof Azra yang pernah menjadi wartawan di majalah Panji Masyarakat pada 1979-1985 juga menjadi catatan tersendiri bagi HT.
"Kita semua juga dapat meneladani kiprah beliau. Kerja keras berpadu dengan kerja cerdas dan terus mengembangkan diri dengan keilmuan yang luas," tutur HT.