Menurut Hetifah, di sinilah letak peran penting pemerintah: mendukung para orang tua dalam memberikan literasi digital kepada anak-anak. Ia menekankan pentingnya pemahaman teknologi agar orang tua tidak gagap digital dan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara aktif.
"(Jadi) kita harus memahami, jangan hanya langsung menuduh game pasti negatif. Karena kalau kita bisa menggunakannya dengan baik dan kita harus memahami dan memiliki literasi tentang hal itu, tentang teknologi, jangan gaptek. Kemudian tadi ikut mengawasi, bahkan kalau perlu tadi anak menggunakan itu untuk mereka meng-create game sendiri. Kan bisa itu juga di situ," pungkasnya.