Keuangan LPDP Defisit 3 Tahun Beruntun, gegara Efisiensi?

Anggie Ariesta
Ilustrasi keuangan LPDP defisit tiga tahun berturut-turut. (Foto: screenshot LPDP)

Artinya, LPDP mengalami defisit selama tiga tahun berturut-turut, yakni pada 2023, 2024, dan 2025. Padahal, pada tahun belumnya LPDP sempat mencatatkan surplus. 

Tahun 2022, pendapatan mencapai Rp6,39 triliun dengan belanja Rp4,93 triliun; tahun 2021 pendapatan Rp4,51 triliun dan belanja Rp3,08 triliun; serta tahun 2020 pendapatan Rp3,92 triliun dan belanja Rp2,02 triliun.

Meski tengah defisit, posisi saldo dana abadi LPDP masih sangat kuat. Hingga 30 September 2025, total dana abadi tercatat sebesar Rp154,11 triliun. 

Jumlah tersebut terdiri atas Dana Abadi Pendidikan (DAP) senilai Rp126,12 triliun, Dana Abadi Penelitian (DAPL) Rp12,99 triliun, Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) Rp10 triliun, dan Dana Abadi Kebudayaan (DAKB) Rp5 triliun.

Nilai tersebut tidak berubah dari posisi akhir 2025, menunjukkan stabilitas dana abadi LPDP. Secara historis, dana abadi LPDP terus meningkat dari tahun ke tahun, yakni Rp139,11 triliun pada 2023, Rp119,11 triliun pada 2022, Rp99,11 triliun pada 2021, dan Rp70,11 triliun pada 2020.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
5 hari lalu

Hore! Pramono Bagikan 100 Beasiswa LPDP Jakarta Sekolah ke Luar Negeri Tahun Depan

Nasional
10 hari lalu

Pemerintah Kantongi Rp42 Triliun dari Lelang 9 Seri Surat Utang Negara

Megapolitan
13 hari lalu

Pramono Siap Kirim 100 Anak Betawi ke Luar Negeri Lewat Beasiswa LPDP Jakarta

Megapolitan
14 hari lalu

Hore! Pramono Siapkan LPDP Jakarta, Beasiswa untuk Anak Betawi ke Luar Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal