Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Guru Besar UI Sebut Bukan karena Kecanggihan

Tim iNews.id
Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana dalam Rakyat Bersuara iNews TV. (Foto: screenshot)

"Alasannya adalah kalau misalnya Anda mau menyembunyikan saya sembunyikan dulu 90 juta rakyat Iran, kalau mau melindungi saya, lindungi dulu 90 juta rakyat Iran," sambung dia.

Oleh karena itu, Hikmahanto menilai kematian Khamenei bukan karena canggihnya alat tempur milik AS. Namun, karena sikap Khamenei sebagai pemimpin yang ingin selalu bersama rakyatnya.

Baca Juga

"Jadi dia mengatakan tidak apa-apa kalau sudah waktunya, dia mengatakan saya mati dengan rakyat Iran jadi ini bukan masalah kecanggihan," ungkap Hikmahanto.

Sementara itu, Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Pemerintah Iran pun mengumumkan 40 hari masa berkabung nasional.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

2 hari lalu

Iran dan Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lanjutkan Dialog, Ada Harapan Baru di Timur Tengah

3 hari lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

3 hari lalu

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Serukan Perbaiki Hubungan dengan Negara Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal